Mengenal Peneleh
Peneleh lahir dari rahim sejarah, dari kesadaran ideologis, dan dari keberanian moral untuk melanjutkan cita-cita peradaban yang dirintis para pendiri bangsa.
Sejarah Aktivis Peneleh
Aktivis Peneleh lahir sebagai gerakan kaderisasi yang berakar pada pemikiran HOS Tjokroaminoto untuk membangun generasi yang religius, nasionalis, mandiri, kritis, dan berorientasi pada perubahan sosial melalui semangat Zelfbestuur-Aksi.
Lokakarya Nasional II
Reglemen Peneleh Jang Oetama mulai dirumuskan sebagai pedoman gerakan untuk seluruh Aktivis Peneleh. Reglemen ini disusun bukan sekadar aturan organisasi, tetapi sebagai penjabaran nilai-nilai dasar Kepenelehan yang menjadi arah berpikir, bersikap, dan bertindak.
Lahirnya Nilai-Nilai Kepenelehan
Aktivis Peneleh dibangun di atas prinsip ketauhidan, persaudaraan, kedermawanan, kebangsaan, dan semangat kemandirian (Zelfbestuur). Seluruh aktivitas gerakan dipandang sebagai bentuk ibadah yang diarahkan untuk membangun peradaban yang adil dan bermartabat.
Sistem Kaderisasi Nasional
Aktivis Peneleh mengembangkan berbagai jalur kaderisasi seperti DIKSARNAS, Relawan Riset Peneleh (RRP), Peneleh Youth Volunteer Camp (PYVC), Gerakan Tjokro Muda (GARUDA), dan Sekolah Aktivis Peneleh (SAP) sebagai ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, riset, pengabdian masyarakat, dan konsolidasi nasional.
Penguatan Ideologi Tjokroisme
Gerakan mempertegas Tjokroisme sebagai kompas ideologi perjuangan: nilai Islam, kebangsaan, gerakan kebudayaan, kesejahteraan, permusyawaratan (syuro), dan perjuangan melawan segala bentuk kedzaliman demi terwujudnya kemerdekaan sejati yang berkeadilan.
Struktur Organisasi
Tatanan kepemimpinan, dewan pembina, pengurus, dan jaringan struktural Yayasan Peneleh sebagai pilar penggerak kaderisasi, pemikiran, dan pengabdian kebangsaan.
Pimpinan Pusat · 2025–2027
Ahmad Tsiqqif Asyiqulloh
Koordinator Nasional
—
Sekretaris Jenderal
—
Bendahara Umum
Bidang & Divisi
Kaderisasi & Pendidikan
Mengelola Diksarnas, Loknas, Diktanas, dan Sekolah Aktivis Peneleh (SAP).
Ideologi & Pemikiran
Pengembangan Tjokroisme, kajian kebangsaan, dan inisiasi gerakan intelektual.
Jaringan & Regional
Koordinasi 34 provinsi, pembentukan regional baru, dan konsolidasi nasional.
Media & Literasi
Pengelolaan kanal digital, publikasi, dan perlawanan narasi intelektual.
Regional Aktif
Periode kepengurusan 2025–2027 · Kongres II APJO
Proses Ideologisasi
Ideologisasi adalah kerja peradaban: menanamkan nilai, membangun kesadaran, dan membentuk watak kader agar berpikir merdeka, berani secara moral, dan kokoh secara spiritual.
Melalui Inisiasi KIRI Nusantara, Peneleh membangkitkan kembali peradaban Nusantara melalui nilai-nilai religiositas dan kebudayaan asli — menyucikan pengaruh negatif liberalisme untuk mengembalikan kecerdasan kreatif dan jiwa bangsa.
Kesadaran Sejarah
Menyambungkan kader pada akar perjuangan, nilai kebangsaan, dan tradisi intelektual para pendiri bangsa.
Disiplin Intelektual
Membentuk cara berpikir kritis, ilmiah, dan beretika dalam membaca realitas sosial, politik, dan keumatan.
Keberanian Moral
Menanamkan keberpihakan pada kebenaran, keadilan, dan keberanian mengambil posisi dalam sejarah.
Aktivitas Gerakan
Kongres II APJO telah menghasilkan program-program strategis yang digerakkan oleh jaringan aktivis di seluruh Indonesia.
Aktivis Peneleh
Gerakan kaderisasi dan aktivisme intelektual. Wadah utama perjuangan kader Peneleh di seluruh nusantara.
→Sekolah Aktivis Peneleh (SAP)
Wujud kemandirian kaderisasi di tingkat regional. Diinisiasi pertama di Lombok Timur sebagai model nasional.
→MKPPG URuP Sumbawa
Majelis Kajian dan Pendidikan Penggerak di wilayah Sumbawa.
MKPPG URuP Lombok
Majelis Kajian dan Pendidikan Penggerak di wilayah Lombok.
Lempung Camping Ground
Pusat Aktivitas Edukasi Berkebudayaan di Alam Terbuka.
Kongres II APJO
Kongres nasional Aktivis Peneleh Jang Oetama yang menetapkan arah gerakan periode 2025–2027.
Riset & Kajian
Pusat pengembangan pemikiran, penelitian sosial, keislaman, dan kebangsaan sebagai fondasi intelektual gerakan Peneleh.
Kajian Ideologi
Studi pemikiran Islam, nasionalisme, dan keadaban publik.
Riset Sosial
Penelitian lapangan dan pemetaan problem umat & bangsa.
Publikasi Ilmiah
Jurnal, policy brief, dan buku hasil riset kader.
Hubungi Kami
Hubungi kami untuk kerjasama, kaderisasi, riset, dan pengabdian. Kami membuka ruang dialog bagi siapa pun yang memiliki kegelisahan dan cita-cita untuk perubahan peradaban.